Welcome in my blogg :D Welcome in My Blog "Intel preview"... Welcome in My Blog "Intel preview"... Welcome in My Blog "Intel preview"... Welcome in My Blog "Intel preview"...Welcome in My Blog "Intel preview"... Welcome in My Blog "Intel preview"... Welcome in My Blog "Intel preview"...

Categories

Minggu, 10 Maret 2013

DEPRESIASI / PENYUSUTAN

Depresiasi adalah penyusutan nilai sebuah aktiva.

Setiap aktiva punya taksiran umur manfaat / nilai efektif, dan punya taksiran nilai sisa / residu

Metode penghitungan depresiasi ada 4 :

1.Metode Garis Lurus

2.Metode Unit Produksi

3.Metode Saldo Menurun Ganda

4.Metode Jumlah Angka Tahun




METODE GARIS LURUS

      Dalam metode garis lurus maka nilai terdepresi / nilai yang didepresiasikan dari sebuah aktiva dibagi rata sepanjang taksiran umur manfaat aktiva tersebut.

Depresiasi   =  ( Nilai Aktiva – Residu ) / Taksiran Umur Manfaat








METODE UNIT PRODUKSI


            Dalam metode ini nilai depresiasi tergantung kepada banyaknya produksi yang sudah dihasilkan oleh aktiva tersebut ( biasanya berupa mesin produksi ). Semakin banyak produksi yang dihasilkan oleh mesin tersebut maka akan semakin banyak pula depresiasinya.


Depresiasi =   ( Produksi yang dihasilkan / Taksiran Kemampuan Berproduksi ) x Nilai Terdepresi


METODE SALDO MENURUN GANDA

Metode ini tidak memperhitungkan adanya nilai sisa / residu. Depresiasi tiap periode menggunakan prosentasi yang sama akan tetapi menghasilkan nilai yang berbeda karena nilai depresiasi pertama mengurangi nilai aktiva pada periode kedua dan seterusnya. Artinya nilai aktiva setiap periode selalu berbeda karena nilai aktiva menurun.

Prosentasi Depresiasi =  ( 100% / taksiran umur manfaat )x2

Depresiasi Periode 1  = Prosentase Depresiasi xNilai Aktiva Periode 1

DEpresiasi Periode 2 =Prosentase Depresiasi x Nilai Aktiva Periode2. Dimana nilai aktiva periode 2 adalah nilai aktiva awal dikurangi nilai depresiasi periode 1.

Dan seterusnya sampai selesai taksiran umur manfaat.

METODE JUMLAH ANGKA TAHUN

Dalam metode ini depresiasi pada periode pertama jumlahnya paling besar dan dan pada periode terakhir depresiasinya paling kecil. Jadi depresiasi setiap periode berkurang sesuai dengan jumlah angka tahun taksiran umur manfaatnya.
Jika taksiran umur manfaat n tahun maka cara menghitungnya adalah

            S  =  n ( n + 1 ) / 2
    
     Depresiasi tahun 1 =  ( n / S ) x Nilai Terdepresi

Depresiasi tahun 2  =  ( ( n-1 )/ S ) x Nilai Terdepresi

Depresiasi tahun 3  =  ( ( n-2 ) / S ) x Nilai Terdepresi

Seterusnya sampai habis taksiran umur manfaatnya.